Di Balik Layar Mudik Laut: Peran Sutiyadi, Jenang 1 KM Ciremai

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang musim mudik Lebaran 2026, aktivitas di atas KM Ciremai mulai meningkat. Kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia ini menjadi salah satu armada penting yang setiap tahun mengangkut ribuan pemudik menuju kampung halaman melalui jalur laut.

Di balik kesiapan pelayaran tersebut, ada peran penting Sutiyadi, yang dipercaya sebagai Jenang 1 di kapal tersebut. Ia bertanggung jawab memastikan seluruh kebutuhan logistik dan perbekalan kapal tersedia dengan baik sebelum keberangkatan.

Sejak jauh hari, Sutiyadi bersama timnya mulai melakukan pengecekan berbagai kebutuhan dapur dan logistik kapal, mulai dari bahan makanan untuk kru hingga perlengkapan operasional yang dibutuhkan selama perjalanan laut. Persiapan ini menjadi bagian penting agar pelayanan di atas kapal tetap berjalan lancar selama masa angkutan mudik.

Bagi Sutiyadi, tugas sebagai Jenang 1 bukan hanya soal mengatur persediaan bahan makanan, tetapi juga menjaga kelancaran operasional dapur kapal sehingga seluruh kru dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Dengan pengalaman yang telah ia miliki selama bertahun-tahun bekerja di dunia pelayaran, Sutiyadi memahami bahwa keberhasilan pelayaran, terutama di musim mudik, sangat bergantung pada kesiapan seluruh unsur di kapal, termasuk logistik yang memadai.

Melalui persiapan yang matang di atas KM Ciremai, diharapkan perjalanan para pemudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh harapan menuju kampung halaman.

Berita Terkait

Kidung Selular Makrokosmos–Mikrokosmos: Sinergi Bio-Elektrik, Kuantum Cahaya, dan Hukum Ujianto dalam Syariat Fitrah Autologus
Anak Punk Bergelar Doktor: Dexter Holland Patahkan Stereotipe Dunia Musik
Dari Gelanggang Silat ke Dunia Bisnis Kreatif: Jejak Inspiratif Riska Findiana Membangun Mimpi dari Bali
Budaya Bukan Sekadar Panggung: Krisis Industri Fashion dan Kemandirian Indonesia
Film Pesta Babi Ramai Dibicarakan, Ini Alasan Nobar Dibubarkan
Menjadi Saksi Kehidupan: Dedikasi dr. Andi Ahmed Onterio, Sp.OG untuk Ibu dan Bayi
Kartono, Kakak Kartini yang Terlupakan: Jenius 37 Bahasa hingga Wartawan Perang Dunia
Semangat Hari Kartini, OJK Purwokerto Dorong Perempuan Banjarnegara Jadi Motor Literasi Keuangan
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:22 WIB

Kidung Selular Makrokosmos–Mikrokosmos: Sinergi Bio-Elektrik, Kuantum Cahaya, dan Hukum Ujianto dalam Syariat Fitrah Autologus

Senin, 6 Juli 2026 - 10:07 WIB

Anak Punk Bergelar Doktor: Dexter Holland Patahkan Stereotipe Dunia Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:59 WIB

Dari Gelanggang Silat ke Dunia Bisnis Kreatif: Jejak Inspiratif Riska Findiana Membangun Mimpi dari Bali

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:50 WIB

Budaya Bukan Sekadar Panggung: Krisis Industri Fashion dan Kemandirian Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:51 WIB

Film Pesta Babi Ramai Dibicarakan, Ini Alasan Nobar Dibubarkan

Berita Terbaru