Ratusan Kambing PE Kaligesing Unjuk Gigi di Banjarnegara

Senin, 11 Mei 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara– Lapangan Desa Plumbungan, Kecamatan Pagentan, mendadak riuh pada Minggu (10/5/2025). Bukan oleh deru mesin atau hiruk-pikuk pasar, melainkan oleh suara embikan ratusan kambing Peranakan Etawa (PE) Kaligesing yang tampil modis dalam ajang Kontes Lokal gagasan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Peternak Kambing Seni Indonesia (HPKSI) Banjarnegara.

Meski bertajuk lokal, namun atmosfer persaingan terasa layaknya liga profesional. Tak tanggung-tanggung, magnet kontes ini mampu menarik minat peternak dari luar daerah seperti Kebumen, Wonosobo, Tegal, Batang, hingga melintasi batas provinsi menuju Yogyakarta dan Ciamis, Jawa Barat.

Arena Adu Estetika dan Harga Fantastis

Ketua DPD HPKSI Banjarnegara, Taufik, mengungkapkan bahwa ajang ini merupakan agenda rutin dua kali setahun yang menjadi barometer keberhasilan peternak dalam merawat ternaknya. Sebanyak 200 ekor kambing bersaing dalam 10 kelas penilaian yang berbeda.

“Awalnya memang event lokal, namun karena sifatnya terbuka, banyak peserta dari luar kota yang ikut ambil bagian. Kelas yang paling sengit persaingannya ada di kategori D jantan,” ujar Taufik di sela-sela acara.

Daya tarik utama dari kontes ini bukan sekadar trofi, melainkan nilai ekonomi yang melonjak drastis bagi sang jawara. Di kalangan penghobi kambing seni, seekor kambing kontes bukan lagi sekadar hewan ternak, melainkan aset mewah.

Taufik menyebutkan, beberapa peserta yang hadir membawa kambing dengan nilai jual di atas Rp 100 juta per ekor. Bahkan, ia mengenang kembali memori kontes nasional 2024 di Punggelan, di mana seekor kambing juara asal Jawa Timur sempat menghebohkan publik karena laku terjual seharga Rp 1 miliar.

Menentukan pemenang di dunia kambing seni membutuhkan ketelitian tinggi. Panitia membagi lomba ke dalam lima kategori utama (A, B, C, D, dan E) baik untuk jantan maupun betina. Sistem penilaiannya pun terbilang unik; untuk Kategori A dan B, juri berfokus pada kondisi gigi yang sudah poel atau tanggal, sementara Kategori C dikhususkan bagi kambing muda yang giginya belum poel.

Adapun untuk Kategori D dan E, penilaian menggunakan sistem “Skrut” atau pengukuran tinggi badan yang presisi tanpa memandang faktor usia. Sebelum melenggang di panggung utama, setiap kambing harus melewati seleksi ketat dari tim juri untuk memastikan kesehatan dan standar estetika mereka terpenuhi.

Sebagai bentuk motivasi, HPKSI memberikan penghargaan bagi mereka yang berhasil masuk ke jajaran sepuluh besar. Para peraih Juara 1 dan 2 berhak membawa pulang trofi, sertifikat, serta uang pembinaan, sedangkan peserta yang menempati peringkat 3 hingga 10 tetap mendapatkan apresiasi berupa trofi dan sertifikat penghargaan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa sektor peternakan, khususnya kambing seni, telah bertransformasi menjadi industri kreatif yang menjanjikan. Dengan dukungan PAC Pagentan sebagai tuan rumah kali ini, HPKSI berharap ajang ini terus memicu semangat peternak lokal untuk menghasilkan bibit unggul berkualitas nasional.

 

(**ahr)

Editor : Azizah Estetika

Berita Terkait

Dukung Pendidikan Karakter, BPR BKK Mandiraja Dukung Program Penguatan Integritas Siswa Antikorupsi di Banjarnegara
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jaringan Irigasi Tersier Menggunakan Matrial Batu Cadas dan Pasir Ladon
Perluas Jangkauan Pemasaran, Kini Diler Kendaraan Bertenaga Listrik Chery Resmi Dibuka di Kota Tegal
Pensiun dengan Bahagia, ASN Brebes Dibekali Kesiapan Mental dan Finansial
KKN 2026 Universitas Pelita Bangsa Dorong Desa Mandiri melalui Inovasi Sosial, Ekonomi, dan Digital
Tanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini, Inspektorat Banjarnegara Gelar Program penguatan integritas peserta didik
Dorong Keterbukaan Informasi dan Edukasi Hukum, PWI dan Kajari Brebes Bersinergi
Koperasi Brebes Didorong Naik Kelas lewat Penguatan Pemasaran dan Permodalan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:07 WIB

Dukung Pendidikan Karakter, BPR BKK Mandiraja Dukung Program Penguatan Integritas Siswa Antikorupsi di Banjarnegara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:50 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jaringan Irigasi Tersier Menggunakan Matrial Batu Cadas dan Pasir Ladon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:43 WIB

Perluas Jangkauan Pemasaran, Kini Diler Kendaraan Bertenaga Listrik Chery Resmi Dibuka di Kota Tegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pensiun dengan Bahagia, ASN Brebes Dibekali Kesiapan Mental dan Finansial

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:41 WIB

KKN 2026 Universitas Pelita Bangsa Dorong Desa Mandiri melalui Inovasi Sosial, Ekonomi, dan Digital

Berita Terbaru