BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memfokuskan perhatian pada perlindungan kesehatan relawan serta peningkatan efektivitas distribusi makanan. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sosialisasi Perlindungan Jaminan Kesehatan bagi relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar di Aula Sasana Abdi Praja, Sekretariat Daerah Banjarnegara, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam menyambut pelaksanaan Program MBG pada tahun ajaran baru 2026–2027 agar berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa.
Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan bergizi yang diberikan kepada peserta didik, tetapi juga oleh kondisi kesehatan para relawan yang menjadi ujung tombak pelaksanaannya.
“Relawan adalah pejuang dalam menghadirkan pelayanan makan bergizi bagi siswa. Kesehatan mereka adalah hal yang vital dan tidak boleh dikesampingkan. Kita ingin memastikan seluruh ekosistem MBG, mulai dari relawan hingga penerima manfaat, benar-benar terlindungi secara kesehatan,” ujar Wakhid.
Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen yayasan maupun mitra pelaksana untuk memastikan seluruh relawan telah terdaftar sebagai peserta aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Selain aspek perlindungan kesehatan, Wakhid menyoroti masih adanya kendala dalam distribusi makanan di sejumlah sekolah. Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, masih ditemukan keterlambatan pengiriman makanan sehingga waktu pembagian tidak sesuai dengan jadwal istirahat siswa.
“Banyak aduan bahwa makanan datang terlambat saat jam istirahat sudah usai, bahkan ketika siswa sudah pulang. Hal ini tentu mengganggu proses belajar mengajar. Sebagai program yang mendapat perhatian luas dari masyarakat, seluruh pengelola harus disiplin menjalankan standar operasional prosedur, khususnya terkait ketepatan waktu distribusi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, dr. Dina Diana Permata, M.M., A.A.K., menjelaskan bahwa saat ini terdapat 4.815 relawan yang bertugas di 109 SPPG di Kabupaten Banjarnegara. Menurutnya, perlindungan jaminan kesehatan bagi para relawan merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan program.
Ia menyebutkan, tingkat keaktifan kepesertaan JKN di Kabupaten Banjarnegara saat ini mencapai 72,47 persen, dan terus didorong untuk memenuhi target Universal Health Coverage (UHC).
“Kami mendorong yayasan dan seluruh mitra agar proaktif mendaftarkan relawannya sebagai peserta JKN. Apabila relawan sudah terdaftar melalui segmen PBI atau kepesertaan mandiri, yang terpenting adalah memastikan status kepesertaannya tetap aktif. Dengan demikian mereka dapat bekerja dengan aman dan tenang,” jelas dr. Dina.
Di sisi lain, Kepala Satuan Tugas Harian MBG Banjarnegara, Izak Danial Alloys, mengatakan evaluasi pelaksanaan program juga mencakup pemerataan distribusi makanan ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil maupun memiliki akses yang sulit.
Masukan dari Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa kondisi geografis di sejumlah wilayah masih menjadi tantangan dalam proses pengiriman logistik, sehingga diperlukan koordinasi yang lebih baik antara SPPG, yayasan, dan pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menegaskan akan terus melakukan evaluasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar. Satgas MBG juga akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap kinerja yayasan dan mitra penyelenggara agar setiap makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi, tepat sasaran, serta diterima siswa tepat waktu.
“Program ini sangat penting untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Pemerintah daerah akan terus mengawal pelaksanaannya agar kolaborasi seluruh pihak berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banjarnegara,” pungkas Izak. (bs)












