Sangat Miris Kenapa Banyak Insinyur Indonesia Yang Menganggur , Yusuf Kala Menyoroti

Rabu, 4 Juni 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritafakta.id, Jakarta – Pada suatu negara pastilah banyak membutuhkan tenaga- tenaga ahli dan titel Insinyur salah satunya , yang merupakan gelar bagi orang sudah ahli ( tenaga – tenaga yang punya keahlian khusus ) .

Akan tetapi proses pertambahan penduduk di negara tersebut dan juga banyaknya lulusan dari universitas yang bertitel Insinyur ( Ir ) bisa menjadi faktor penyempitan kesempatan memperoleh pekerjaan ,

Hal ini tampaknya menjadi sorotan dari Jusuf Kala mantan Wakil.Presiden ( Wapres ) Republik Indonesia ( RI ) yang pernah menjabat jadi Wapres RI.pada tahun 2014 ini ,

Serius menyoroti kenapa banyak Insinyur di negara Indonesia tidak punya pekerjaan ( menganggur ) atau bisa dibilang mereka para Insinyur tidak bekerja menggunakan skill khusus mereka.

Jusuf Kala ( JK ) berkata ” saat ini banyak Insinyur Indonesia yang belum mendapatkan pekerjaan , menurut saya ini merupakan imbas dari situasi ekonomi dunia yang tidak menentu ,

Ada banyak perusahaan di Indonesia akan tetapi tidak semuanya membuka lapangan pekerjaan untuk yang punya titel Insinyur akibat situasi ini ” kata JK.

” Perusahaan yang saya miliki hanya membuka 20 Insinyur , untuk proyek – proyek tertentu dan yang melamar 23 ribu Insinyur ,

Bisa saya artikan banyak putra- putri bangsa Indonesia yang punya berijazah Insinyur belum mendapat pekerjaan ” jelasnya ketika diwawancarai beberapa awak media pada acara wisudawan Universitas Hasanudin , Selasa ( 3 Juni 2025 ) .

Dilanjutkannya , jika kita melihat video kericuhan Job Fair yang dilaksanakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi Jawa Barat , pada hari Selasa ( 27 / 5 / 2025 ) lalu ini menunjukan sangat terbatas lapangan kerja di Indonesia , pada saat itu jumlah kesempatan kerja ada 2000 sedangkan yang mendaftar sekitar 25 000 ,

Tentu saja perekonomian dunia yang tidak menentu ini , disebabkan oleh perang negara Eropa dengan Palestina dan juga persaingan dagang Amerika dan China ” ucap JK .

” Situasi seperti ini bukan dialami negara Indonesia , tetapi Amerika , Eropa dan negara – negara Asia mengalami ,

Banyaknya konflik antar negara – negara didunia , sangat besar pengaruh ekonomi di Indonesia sehingga menyebabkan menurunkan harga – harga nikel , batubara , kelapa sawit serta efeknya pada barang komoditas lainnya ,

Kehidupan didunia semakin sulit dan lebih mengkhawatirkan lagi terjadi ekonomi negara menurun , kemampuan negara mengecil dalam membangun pemerintah menyebutnya efisiensi ,

Dampak fatalnya keterlambatan pembangunan infrastruktur sampai ke pemerintah provinsi , kabupaten hingga ke pemerintah desa bisa jadi banyak ditemui jalan -jalan rusak lambat untuk dibenahi ” pungkas kata Jusuf Kala. (Ramsus)

Berita Terkait

Emil Audero Masuk Radar Juventus Lagi? Fans Timnas Happy, Juventini Deg-Degan
Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal
Menjaga Malam Ramadan: Wakapolsek Pancoranmas Serukan Perang terhadap Tawuran dan Miras
Respon Cepat Polda Bali Mengungkap Pelaku Penculikan WNA Ukraina. Terbitkan DPO dan Red Notice
Dukungan Sistem Digital Terintegrasi untuk Pemindahan ASN ke IKN
Ramadan 2026: SMSI Tangsel Gaspol Berbagi Takjil, Soliditas Makin Kuat
SDN 2 jlamprang Wonosobo Giat Mujahadah Bersama Guna Bahas Kemajuan Sekolah.
Polda Jateng Godok Program Unggulan “Valet and Ride” di Polres Brebes, Persiapan Mudik Idul Fitri 1447/H
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 03:17 WIB

Emil Audero Masuk Radar Juventus Lagi? Fans Timnas Happy, Juventini Deg-Degan

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:33 WIB

Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:12 WIB

Respon Cepat Polda Bali Mengungkap Pelaku Penculikan WNA Ukraina. Terbitkan DPO dan Red Notice

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:30 WIB

Dukungan Sistem Digital Terintegrasi untuk Pemindahan ASN ke IKN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:04 WIB

Ramadan 2026: SMSI Tangsel Gaspol Berbagi Takjil, Soliditas Makin Kuat

Berita Terbaru

Antrean truk kontainer menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk bongkar-muat menimbulkan kemacetan di Jl. Jampea Raya, Jakarta Utara. Di balik klaim fleksibilitas, sopir trailer sebenarnya menunggu tanpa jeda, siap dipanggil kapan saja tanpa kepastian istirahat. (Dok: Project M/Henry)

Berita

Sopir Trailer Priok: Kerja Maksimal, Perlindungan Minimal

Minggu, 1 Mar 2026 - 02:33 WIB