Youngsen – Pengusaha Sukses yang Tak Lupa Bersyukur: “Tuhan Sudah Kasih Kita Rezeki, Kita Harus Bersyukur”

Rabu, 22 Oktober 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang — Dikenal sebagai sosok rendah hati di tengah kesuksesan bisnisnya yang mendunia, Youngsen, pengusaha kelahiran Belitung 73 tahun lalu, adalah contoh nyata bahwa kesuksesan tidak harus menjauhkan seseorang dari nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.

Memiliki jaringan usaha lintas negara—dari Inggris, Amerika Serikat, Australia hingga Tiongkok—tidak membuatnya lupa akar. Di kediamannya di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, ia menyambut hangat tim media dengan senyum dan secangkir kopi hitam.

“Tuhan sudah kasih kita kesehatan dan rejeki, karena itu kita harus bersyukur dan jangan lupa kepada Tuhan…”
Youngsen

Meski jadwalnya padat—esoknya ia harus ke Subang lalu lanjut ke Bangka Belitung—Pak Youngsen tetap menyisihkan waktu untuk berbagi dan aktif dalam kegiatan ibadah di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kalideres, Jakarta Barat.

Dikenal luas sebagai pribadi dermawan dan peduli lingkungan sekitar, banyak warga menyebutnya sebagai sosok yang telah membuka lapangan kerja dan membantu ekonomi masyarakat lewat berbagai unit usahanya.

Kenapa Sosok Youngsen Menjadi Inspirasi?

Sukses Tapi Tetap Membumi
Aktif Beribadah & Religius
Pekerja Keras, Tapi Tetap Peduli Sosial
Menjadikan Bisnis Sebagai Berkah untuk Orang Lain

 “Beliau bukan hanya pengusaha, tapi juga pelayan Tuhan yang rendah hati,” ujar seorang warga setempat.

Pak Youngsen mengajarkan bahwa kesuksesan sejati bukan sekadar harta dan pencapaian bisnis, tetapi juga ketulusan dalam berbagi, bersyukur, dan tetap setia dalam iman.

Salam hormat dan sukses untuk Pak Youngsen — Semoga menjadi inspirasi bagi generasi pengusaha muda Indonesia! 🇮🇩
(Red/AMS)

Berita Terkait

Kartono, Kakak Kartini yang Terlupakan: Jenius 37 Bahasa hingga Wartawan Perang Dunia
Semangat Hari Kartini, OJK Purwokerto Dorong Perempuan Banjarnegara Jadi Motor Literasi Keuangan
Demam Bukan Musuh: Simak Penjelasan Medis Dari Gejala Hingga Solusinya!
Belajar Al-Qur’an Tak Kenal Usia, Ustaz Munfasir: Jangan Tunggu Waktu “Menegur”
Menelusuri Jejak Panjang bank bjb: Dari Nasionalisasi hingga Melantai di Bursa
Lebaran Golok Setu Babakan: Tradisi Tak Sekadar Tajam, Tapi Penuh Makna yang Dalam
Wawancara Eksklusif: Fakta Pembangunan Di Jakarta dan Tantangannya
Piyu Desak Revisi UU Hak Cipta, Konser Tak Bisa Lagi Asal Pakai Lagu
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:55 WIB

Kartono, Kakak Kartini yang Terlupakan: Jenius 37 Bahasa hingga Wartawan Perang Dunia

Kamis, 23 April 2026 - 09:43 WIB

Semangat Hari Kartini, OJK Purwokerto Dorong Perempuan Banjarnegara Jadi Motor Literasi Keuangan

Kamis, 23 April 2026 - 09:03 WIB

Demam Bukan Musuh: Simak Penjelasan Medis Dari Gejala Hingga Solusinya!

Kamis, 16 April 2026 - 11:44 WIB

Belajar Al-Qur’an Tak Kenal Usia, Ustaz Munfasir: Jangan Tunggu Waktu “Menegur”

Rabu, 15 April 2026 - 16:16 WIB

Menelusuri Jejak Panjang bank bjb: Dari Nasionalisasi hingga Melantai di Bursa

Berita Terbaru