x

Ribuan Massa Gabungan Santri – Ormas Keagamaan di Brebes Geruduk Warung Penjual Obat Golongan G

waktu baca 2 menit
Kamis, 16 Apr 2026 06:57 36 redaksi

BREBES, Beritafakta.id – Sekitar 1000 orang menggeruduk sebuah warung penjual obat golongan G di Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap peredaran obat G secara bebas di wilayah tersebut, Brebes (15/4/2026) Rabu Malam.

Massa aksi berasal dari berbagai elemen masyarakat. Mereka berasal dari ormas Muhammadiyah, NU, LDII, Pemuda Pancasila, jamaah masjid sampai kalangan ponpes Darul Abror Pasarbatang. Tidak hanya kaum laki-laki, puluhan ibu-ibu jamiyah pengajian ikut aksi tersebut.

Aksi dilakukan dengan longmarch dari masjid Sabilunnida usai solat maghrib. Mereka menyasar salah satu bangunan di Jalan Ahmad Dahlan Kelurahan Pasarbatang. Bangunan itu ditengarai sebagai warung penjual obat golongan G.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga:"]

Namun sesampai di lokasi, warung dalam keadaan sepi. Massa sempat merengsek masuk halaman rumah mencari para penjual obat namun tidak ada satupun penghuni. Hanya beberapa pil golongan G yang ditemukan saat penggerebekan tersebut. Korlap aksi, Asrofi mengaku curiga penggerebakan ini bocor sebelum aksi.

“Ini sudah bocor, mereka kabur duluan sebelum aksi,” ujar Asrofi di lokasi kejadian.

Asrofi menegaskan, aksi ini dilararbelakangi rasa keprihatinan terhadap peredaran obat G secara bebas di kalangan remaja dan anak-anak. Karena itu, warga menghendaki agar warung tersebut di tutup permanen.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="2" judul="Baca Juga:"]

“Kami prihatin peredaran obat G sudah dilakukan terang terangan kepada remaja dan anak-anak. Ini bisa membahayakan generasi muda. Maka kami sepakat supaya ditutup,” tegasnya.

Pengasuh Ponpes Darul Abror, KH Munir menegaskan, aksi ini untuk mengamankan warga dari pengaruh buruk obat G. Karena obat jenis ini bisa dibeli oleh siapapun tanpa resep dokter.

“Kami siap membentengi warga dari pengaruh obat G, siapapun bekingannya, kami akan tetap akan menutup warung ini,” tandas Munir.

Selanjutnya, kata Munir, pihaknya akan membentuk tim untuk memantau keberadaan warung obat G di wilayahnya. Jika masih tetap beroperasi maka akan dilakukan tindakan.

Kapolsek Brebes, AKP Prapto menyikapi aksi itu mengatakan, pihaknya mendukung pemberantasan obat-obatan terlarang yang merusak generasi muda.

“Kami mendukung pemberantasan perdagangan obat terlarang. Tadi memantau aksi di lapangan,” kata Kapolsek Brebes.

(Rusmono)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x