Kota Tangerang, beritafakta.id – 84 siswa baru mengikuti program kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di SDN Sudimara 6 Jl.Raden Patah Kecamatan Ciledug Kota Tangerang pada hari pertama tahun ajaran 2026-2027 selama 5 hari yang terbagi kedalam tiga (3) kelas. Maksud dari kegiatan ini bertujuan bagi peserta didik baru yang merupakan kegiatan pertama adalah 7ntuk mengenalkan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri dan pembinaan awal kultur sekolah
Dimulai dengan upacara bendera pada pukul 07 pagi, seluruh guru, walimurid, dan 84 siswa baru berpakaian bebas dipimpin Kepala Sekolah SDN Sudimara 6, Mahruddin, S.Pd, M.Pd mengikuti dengan khidmat meskipun berbagai macam perilaku unik dari para siswa baru mewarnai kegiatan belajar ini.
“Syukur Alhamdulillaah kegiatan MPLS 84 siswa di tahun ajaran baru ini berjalan lancar, dengan kerjasama para guru, walimurid, pegawai dan seluruh siswa” ujar Kepsek yang akrab dipanggil Maher ini pada awak media beritafakta.id di ruang kerjanya usai mengikuti MPLS pada Senin, 13 Juli 2026
Usai upacara, seluruh siswa baru memasuki ruangan kelas dengan pendampingan orangtua dan guru pada materi pengenalan. Dalam sesi kegiatan ini, setiap guru memperkenalkan dirinya baik nama dan tugasnya. Selain perkenalan, 84 siswa baru dan orangtua dihibur dengan berbagai macam lagu anak-anak. Terlihat para siswa baru larut dalam kegiatan ini, terutama saat sesi tanya-jawab, ada beberapa siswa menjawab dengan berani dan benar nama seorang guru dan profesi nya.
“Dengan MPLS ini diharapkan siswa-siswi baru yang berjumlah 84 anak ini bisa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Berperilaku yang baik dan menghindari perilaku bullying serta nyaman dalam belajar sehingga bisa memiliki prestasi” lanjut Kepala Sekolah asli Betawi Cipondoh ini. Sebelum program MPLS ini berjalan, pihak sekolah sudah mengadakan tatap muka terlebih dahulu dengan para walimurid pada hari Sabtu, 11 Juli 2026. Selain perkenalan antar guru dan walimurid, dimaksudkan agar orangtua mempersiapkan diri dan anaknya untuk mengikuti kegiatan MPLS sebagai agenda belajar pertama anak dalam pendidikan dan pembinaan
Pada kegiatan pengenalan ini, setiap siswa diberikan tanda pengenal yang mencantumkan nama nya sebagai identitas di sekolah negeri ini yang harus dipakai dan berlaku selama masa kegiatan MPLS berlangsung.
“Tujuan pendidikan nasional adalah sikap perilaku/akhlaq. Tidak saja IQ nya saja yang menjadi prioritas tapi seorang anak itu juga harus dididik emosinya menjadi EQ. Orangtua adalah guru pertama bagi seorang anak. Sekolah dan guru adalah tempat berikutnya. Jadi dengan adanya kerjasama yang baik antara guru dan orangtua akan bisa mewujudkan seorang anak dengan prestasi belajar dan berperilaku baik. Mari kita sentuh hatinya agar si anak mau belajar” pungkas Kepsek Maher.
Mengenai pakaian, Kepsek Maher masih memberikan kebebasan bagi 84 siswa barunya. “Pada kegiatan MPLS ini masih bebas. InsyaaAllah, Senen depan saat kegiatan belajar sudah dimulai, diharapkan seluruhnya sudah mengenakan seragam SDN Sudimara 6. Untuk itu sudah disiapkan pihak sekolah” jelas Kepsek Maher.
Memiliki orangtua sederhana membuat Kepsek Maher makin bersemangat dalam menjalani hidup nya. Pernah bekerja sebagai loper koran dan kerja serabutan lainnya, membuat Kepsek Maher pantang menyerah. Memiliki istri, putri seorang kyai di daerahnya dan dikaruniai sepasang anak yang kini sudah dewasa. Berkat kerja keras dan izin Allah ‘azza wa-jallah, Kepsek Maher sudah memberangkatkan ibadah Umroh kedua orang tuanya serta membangun rumah bagi mereka, Subhaanallaah.
Dengan tenaga pengajar dan pegawai berjumlah 38 orang, membuat Kepsek Maher berkeinginan dalam peningkatan kualitas pendidikan di SDN Sudimara 6. Memiliki pengalaman mengajar di wilayah Cipondoh, Karangtengah dan Sudimara menjadikan Kepsek Maher tangguh dalam menghadapi berbagai medan situasi dan kondisi
“Dulu saya dan pemuda di lingkungan saya mengajak para kaum muda yang jauh dari tuntutan agama dengan cara yang gaul. Kita ajak mereka jalan-jalan, selain menikmati alam dan saat kita sentuh hatinya maka itulah kesempatan kita untuk mengajaknya untuk dekat pada Allah swt, sehingga anak muda yang pada ngikut ngaji makin bertambah. Tambah kawan, tambah juga ilmu dan ibadahnya” tutup Kepsek Maher sambil tersenyum.
Selamat tunaikan tugas mulia wahai guru. Selamat belajar untuk siswa-siswi. Semoga bisa bermanfaat bagi agama, keluarga dan bangsa. Siswa baru, Semangat baru. (ams)






