Berbekal Peralatan Seserhana, Alim Surahman Raih Emas O2SN Jateng; Dapat Dukungan dari Mantan Atlet Asian Games dan Dindikpora

Senin, 6 Juli 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA – Di tengah keterbatasan fasilitas, sebuah prestasi luar biasa berhasil diukir oleh Alim Surahman, siswa SDN 7 Krandegan. Alim sukses mengharumkan nama Kabupaten Banjarnegara setelah menyabet medali emas cabang atletik pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Selama kurang lebih tiga bulan, Alim berlatih keras di bawah bimbingan Hasto dengan sarana yang sangat bersahaja. Alih-alih menggunakan peralatan olahraga standar, proses latihan Alim justru memanfaatkan kerdus bekas yang dijahit serta seutas tali rafia sebagai media halang rintang.
Kepala SDN 7 Krandegan, Suci Rahayu, mengaku sangat bangga atas capaian bersejarah ini. Menurutnya, ini adalah kali pertama dalam sejarah sekolah tersebut berhasil menembus juara tingkat provinsi dan membawa pulang medali emas.
“Kami tidak memiliki anggaran untuk pembinaan atlet, namun saya melihat Alim memiliki bakat luar biasa. Karena itu, saya meminta bantuan suami saya, Hasto, untuk melatihnya. Dengan fasilitas yang sangat sederhana, Alim mampu membuktikan bahwa tekad dan kerja keras bisa mengalahkan segala keterbatasan,” Kata Suci.

Perjuangan Alim juga mendapat apresiasi dari Lurah Krandegan, Sudirman. Ia menyebut keberhasilan ini menjadi titik balik bagi SDN 7 Krandegan yang sebelumnya sempat terancam dampak regrouping akibat minimnya jumlah siswa.

Sudirman mengungkapkan, Alim merupakan putra dari pasangan Sarkum dan Sulatri, sebuah keluarga sederhana yang masuk dalam kategori ekonomi Desil 2, di mana sang ayah bekerja sebagai pemulung.

Kisah heroik Alim Surahman ini memantik respons dari M. Khadik Juntasi, mantan atlet atletik nasional asal Banjarnegara yang pernah berlaga di ajang PON, Sea Games dan Asian Games untuk nomor lari 100, 200, dan 400 meter.

Menurutnya, esensi dari cabang olahraga atletik adalah menaklukkan diri sendiri melalui tekad yang kuat.
“Saya dulu juga anak petani dan guru ngaji. Tekad ingin membahagiakan orang tua itulah yang menjadi motivasi diri. Memang di Banjarnegara olahraga atletik susah maju karena kurangnya sarana dan prasarana, apalagi untuk nomor trek. Namun, yang paling penting adalah kemauan untuk maju setelah bakat itu ada,” ungkap Khadik.

Khadik menceritakan pengalaman pribadinya saat masih aktif menjadi atlet demi memotivasi generasi muda saat ini. “Saya dulu juara provinsi nomor 100 meter dan 200 meter tanpa menggunakan alas kaki atau sepatu. Karena tekad yang kuat, saya terus konsisten latihan mandiri dengan peralatan apa adanya. Alhasil, saya bisa masuk pelatnas (pemusatan latihan nasional). Bahkan di Porda 1987, saya berhasil mengalahkan atlet sekelas Kardiono, yang merupakan kwartet olimpiade Los Angeles bersama Purnomo, Kristian Nenepat, dan Ernawan Witarsa,” kenangnya.

Ia pun berpesan agar anak-anak zaman sekarang memiliki motivasi bertanding yang kuat dan fokus menunjukkan prestasi terlebih dahulu.

Prestasi gemilang Alim di tingkat provinsi ini langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh kepada Alim yang akan melanjutkan perjuangannya di level yang lebih tinggi.

“Kami akan memberikan dukungan penuh kepada atlet tersebut karena ia akan segera berlaga mewakili daerah di tingkat nasional. Harapan kami, dengan pendampingan yang maksimal, ia bisa memberikan prestasi tertinggi dan mengharumkan nama Banjarnegara di level nasional,” Kata Agung. (ahr)

Berita Terkait

Brasil ke 16 Besar Setelah Menang Dramatis 2-1 Atas Jepang
Kolombia Dan Portugal Lolos ke 32 Besar Usai Imbang 0-0
Tim Voli Indonesia ke Semifinal Princess Cup 2026
Kolombia Lolos Ke Babak 32 Besar Usai Kalahkan RD Kongo 1-0
Cristiano Ronaldo Cetak Brace, Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0
Dua Gol Kylian Mbappe Antar Prancis Tundukkan Irak 3-0
Norwegia Atasi Persaingan Ketat, Tundukkan Senegal 3-2
Brasil Bungkam Haiti 3-0, Dua Gol Cunha Bawa Selecao Pimpin Klasemen
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 21:33 WIB

Berbekal Peralatan Seserhana, Alim Surahman Raih Emas O2SN Jateng; Dapat Dukungan dari Mantan Atlet Asian Games dan Dindikpora

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:22 WIB

Brasil ke 16 Besar Setelah Menang Dramatis 2-1 Atas Jepang

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:07 WIB

Kolombia Dan Portugal Lolos ke 32 Besar Usai Imbang 0-0

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:30 WIB

Tim Voli Indonesia ke Semifinal Princess Cup 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:36 WIB

Kolombia Lolos Ke Babak 32 Besar Usai Kalahkan RD Kongo 1-0

Berita Terbaru