Mendes Yandri: Pondok Pesantren Penting bagi Kemendes PDT

Minggu, 13 Juli 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri penyambutan Santri Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma”mun tahun ajaran 2025-2026, Sabtu (13/7/2025).

Mendes Yandri dalam sambutannya mengatakan, Pondok Pesantren yang sebagian besar terletak di desa sangat penting bagi Kementerian Desa PDT.

Kondisi kekinian di desa, terutama diluar Pulau Jawa, kultur keagamaan mulai melemah. Masjid-masjid sepi dan sebagian masyarakat terlena dengan duniawi.

“Untuk itu, Kementerian Desa telah MoU dengan Kementerian Agama dalam rangka pemberantasan Buta Huruf Alquran di seluruh desa di Indonesia,” kata Mendes Yandri.

Fakta terkini di Serang, banyak anak-anak yang masih buta aksara Alquran, untuk itu pentingnya Pondok Pesantren.

“Bagi Kementerian Desa, Pondok Pesantren penting karena sebelum Indonesia merdeka, sudah ada Pondok Pesantren,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Mendes Yandri juga telah memberikan pengarahan kepada Seribu Muallim yang bakal mengajar di desa-desa di Indonesia.

“Saya mendukung penuh seluruh Pondok Pesantren di Indonesia untuk membangun karakter anak-anak Indonesia,” kata Mendes Yandri.

Olehnya, Mendes Yandri berharap agar orang tua tidak ragu menitipkan anak-anaknya ke Pondok Pesantren untuk mendapatkan ilmu agama hingga pembentukan karakter untuk hidup dan kehidupannya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bai Mahdi Ratu Rachmatuzakiyah mengucapkan Selamat Datang kepada Wali Santri, Santriwan dan Santriwati di Ponpes Bai Mahdi.

“Selamat datang di keluarga besar Bai Mahdi dan terima kasih telah memilih Pondok Pesantren Al Quran Bai Mahdi untuk menitipkan anak untuk dididik,” kata Ratu Zakiyah.

Ratu Zakiyah mengatakan, memasuki Pondok Pesantren, bukan hanya sekedar untuk membaca Alquran dan Kitab tapi juga membangun karakter anak untuk menjadi lebih baik lagi.

“Ancaman di luar sana sangat mengkhawatirkan, untuk itu perlu pendidikan karakter yang baik untuk menghadapinya,” kata Ratu Zakiyah yang juga Bupati Serang ini.

Turut hadir Staf Khusus Mendes PDT Fahad Attamimi, Komandon Kopasus Grup I Serang Kolonel (Inf) Amril Khairuman, Forkompimda Serang, dan Pengasuh Ponpes Bai Mahdi Sholeh Ma’mun.

Berita Terkait

Kreativitas Pemuda Gumelem Hidupkan Pasar Takjil Ramadan, Ratusan UMKM Ramaikan Sore Ngabuburit.
Jangan Salah Pilih! Memahami Perbedaan Paracetamol dan Obat PeredaNyeri Lainnya di Rumah
UNTARA Berbagi Dan Buka Puasa Bersama 1447 H
Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung
Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel
Tersangka MA Sudah Ditetapkan, GM GRIB Jaya Madina Minta Kejari Periksa Politisi partai berinisial MR Soal Aliran Dana Smart Village
Jakarta Timur Raih Pengumpulan ZIS Tertinggi di DKI Jakarta.
KPI Hidupkan Kembali Budaya Mendengar Radio, Ratusan Perangkat Dibagikan ke Pekerja Sektor Informal di Banjarnegara.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:19 WIB

Kreativitas Pemuda Gumelem Hidupkan Pasar Takjil Ramadan, Ratusan UMKM Ramaikan Sore Ngabuburit.

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:03 WIB

Jangan Salah Pilih! Memahami Perbedaan Paracetamol dan Obat PeredaNyeri Lainnya di Rumah

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:58 WIB

UNTARA Berbagi Dan Buka Puasa Bersama 1447 H

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:40 WIB

Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:54 WIB

Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel

Berita Terbaru

Berita

UNTARA Berbagi Dan Buka Puasa Bersama 1447 H

Minggu, 8 Mar 2026 - 15:58 WIB